Wartawan Kehormatan

2026.09.22

Membaca artikel ini dalam bahasa yang lain
  • 한국어
  • English
  • 日本語
  • 中文
  • العربية
  • Español
  • Français
  • Deutsch
  • Pусский
  • Tiếng Việt
  • Indonesian

Penulis: Wartawan Kehormatan Amanda Larasati dari Indonesia
Foto: Amanda Larasati

Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) bekerja sama dengan Politeknik Jakarta Internasional (JIHS) menyelenggarakan kelas memasak berjudul All About Kimchi pada tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Kelas memasak KCCI-JIHS dipandu oleh seorang juru masak Korea dan pemilik sebuah restoran Korea di Jakarta bernama Yoon Hee Seob.

Suasana kelas memasak All About Kimchi yang dipandu oleh Yoon Hee Seob dan dihadiri oleh mahasiswa JIHS dan peserta umum tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

260922_Kimchi_9


Acara ini merupakan bagian dari Discover Your Move Vol. 6: Korea Festival yang berlangsung pada tanggal 12-13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Melalui kelas memasak ini, KCCI dan JIHS mengajak mahasiswa JIHS dan masyarakat umum untuk belajar membuat makanan Korea berbahan kimci. Penulis berkesempatan hadir pada acara ini untuk praktik membuat kimci dan beberapa makanan Korea dengan kimci.

Ada lima makanan Korea yang peserta buat pada kelas memasak ini yaitu geotjeori (kimci segar tanpa proses fermentasi), kimcijeon (kue dadar dengan kimci), oisobagi (kimci dari mentimun yang diisi bumbu), kimci muksabal (sup agar-agar dingin dengan kimci), dan modum jangajji (acar sayuran Korea).

Menu ketiga awalnya adalah kkaennip kimci (kimci daun perila), tetapi diganti menjadi oisobagi karena bahan bakunya lebih umum ditemukan di Indonesia.

Potret hasil masakan penulis dan tim yang terdiri dari geotjeori, kimcijeon, oisobagi, kimci muksabal, dan modum janggaji di kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Potret hasil masakan penulis dan tim yang terdiri dari geotjeori, kimcijeon, oisobagi, kimci muksabal, dan modum janggaji di kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.


Peserta kelas memasak dibagi ke dalam beberapa kelompok. Di meja masing-masing kelompok sudah tersedia bahan-bahan dan bumbu yang diperlukan seperti sawi putih, lobak, wortel, daun bawang, mentimun, gocugaru, garam, kecap ikan, dan berbagai bumbu lainnya.

Panitia acara juga menyediakan resep yang berisi bahan dan langkah-langkah memasak agar peserta mudah mengikutinya.

Penulis dan rekan-rekan sekelompok berfoto dengan hasil masakan pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Penulis dan rekan-rekan sekelompok berfoto dengan hasil masakan pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.


Sebelum Yoon mendemonstrasikan cara memasak, ia memaparkan informasi sekilas tentang masing-masing hidangan tersebut mulai dari pengertian hingga bahan-bahan yang digunakan.

Ia juga berkeliling memantau proses memasak setiap kelompok. Apabila ada kendala selama proses memasak, ia sigap membantu peserta.

Menu pertama adalah geotjeori. Penulis dan tim saling berbagi tugas untuk membuat geotjeori, seperti memotong sawi putih, mencampurkan bumbu, dan mengaduknya hingga rata.

Potret geotjeori buatan kelompok penulis pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Potret geotjeori buatan kelompok penulis pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.


Yoon membagikan tip untuk menambahkan garam pada sawi putih. Menurutnya, cara ini bertujuan untuk mengurangi kadar air pada sawi putih, menjadikan teksturnya lebih renyah, serta membuat bumbu lebih meresap.

Ia juga mengajak peserta mencicipi geotjeori yang ia buat. Rasa geotjeori tidak asam seperti kimci pada umumnya. Hal ini karena geotjeori tidak mengalami proses fermentasi.

Menu selanjutnya adalah kimcijeon. Untuk membuat kimcijeon, penulis dan tim membuat adonan kimcijeon terlebih dahulu dari tepung terigu, telur, daun bawang, bawang bombai, dan kimci. Kemudian, adonan kimcijeon dimasak di wajan.

Hal yang penulis suka dari kimcijeon adalah tekstur yang garing di luar, tetapi lembut di dalam. Rasa asam dari kimci juga memperkaya kelezatannya.

Kimcijeon buatan kelompok penulis pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Kimcijeon buatan kelompok penulis pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.


Menu ketiga adalah oisobagi. Sebelum mengikuti kelas memasak ini, penulis mengira bahwa kimci hanya menggunakan sawi putih. Namun, ternyata ada kimci berjenis oisobagi yang terbuat dari mentimun dengan isian bumbu.

Langkah membuat oisobagi cukup sederhana. Mentimun yang sudah dicuci kemudian dipotong menjadi empat bagian. Untuk membuat bumbu oisobagi, penulis dan tim mencampurkan bahan-bahan seperti gocugaru, daun bawang, kecap ikan, gula pasir, dan bawang putih cincang.

Oisobagi buatan kelompok penulis pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Oisobagi buatan kelompok penulis pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.


Menu keempat yang penulis dan tim buat adalah kimci muksabal. Yoon mengatakan dotorimuk (agar-agar yang terbuat dari biji pohon ek) adalah bahan utama untuk membuat kimci muksabal. Namun, untuk sesi ini Yoon menggunakan agar-agar yang terbuat dari kacang hijau sebagai penggantinya. Terdapat dua jenis agar-agar yang digunakan yaitu agar-agar bening dan agar-agar cokelat.

Dua variasi kimci muksabal buatan kelompok penulis pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Dua variasi kimci muksabal buatan kelompok penulis pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.


Pertama, agar-agar dipotong memanjang lalu ditata di mangkuk. Kemudian, kimci diletakkan di atas agar-agar dan dihias dengan rumput laut kering, mentimun, telur dadar, dan wijen sangrai. Terakhir, disiram dengan kuah kaldu ikan teri.

Yoon mengungkapkan menambahkan kimci pada muksabal akan memperkaya rasanya karena agar-agar yang hambar.

Sebagai menu terakhir, penulis dan tim membuat modum jangajji. Berdasarkan penjelasan dari Yoon, acar Korea ini merupakan lauk pendamping yang terbuat dari aneka sayuran seperti lobak, mentimun, bawang bombai, bawang putih, serta cabai dan direndam dalam kuah dari kecap asin.

Yoon juga membagikan modum jangajji yang ia buat kepada peserta. Ia menambahkan daun perila Korea pada acar tersebut.

Acar sayuran Korea buatan kelompok penulis (kiri) dan buatan Yoon Hee Seob (kanan) pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.

Acar sayuran Korea buatan kelompok penulis (kiri) dan buatan Yoon Hee Seob (kanan) pada kelas memasak All About Kimchi tanggal 13 September 2026 di Hotel Borobudur Jakarta.


Mengikuti kelas memasak ini adalah pengalaman berkesan bagi penulis. Ada kebahagiaan tersendiri bagi penulis dan tim ketika berhasil membuat kelima masakan tersebut dalam waktu yang telah ditentukan.

Sambil mencicipi masakan, penulis turut berbincang dengan rekan-rekan tim penulis yang berasal dari berbagai latar belakang seperti mahasiswa JIHS dan penggiat kuliner. Dari kesempatan ini penulis mendapatkan wawasan dan jejaring baru.


margareth@korea.kr

*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.

konten yang terkait