Penulis: Wartawan Kehormatan Maulia Resta Mardaningtias dari Indonesia
Foto: Maulia Resta Mardaningtias
Touring K-Arts merupakan sebuah program yang diluncurkan oleh pemerintah Korea untuk mendukung tur internasional sekaligus memperkenalkan seni dan budaya Korea ke berbagai negara.
Pada Sabtu (05/09/2026), penulis berkesempatan menghadiri pertunjukkan street dance Korea bertajuk Rhythm of K-Street di Main Atrium, KOREA 360, Jakarta.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Korean Cultural Center Indonesia (KCCI) bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea serta Korea Foundation for International Cultural Exchange (KOFICE) melalui program Touring K-Arts.
Acara ini digelar di Main Atrium, KOREA 360, Jakarta, dan menampilkan Wild Crew, salah satu tim breaking dance terkemuka Korea yang didirikan pada tahun 2011 di Gimhae dan kini berbasis di Seoul.
Pertunjukan street dance Korea bertajuk Rhythm of K-Street diselenggarakan pada Sabtu (05/09/2026) di Main Atrium, KOREA 360, Jakarta.
Pertunjukan dimulai dengan penampilan pembuka dari Savannah, grup dance cover yang merupakan bagian dari Invasion DC.
Meskipun beranggotakan sekitar 25 orang, kali ini Savannah hanya mengirim empat anggota untuk memeriahkan panggung. Kehadiran mereka berhasil mencairkan suasana dan membuka jalan bagi penampilan utama Wild Crew.
Begitu Wild Crew naik ke panggung, atmosfer langsung berubah menjadi lebih hidup. Beatboxer tim ini membuka pertunjukan dengan keahliannya yang memukau, menghasilkan irama hiphop yang energik.
Diiringi dentuman beatbox tersebut, tiga anggota Wild Crew memperlihatkan kemampuan b-boying mereka yang penuh semangat, membuat penonton bersorak kagum.
Tidak hanya menampilkan tarian, Wild Crew juga mengajak penonton untuk ikut serta. Di tengah pertunjukan, mereka mengundang beberapa penonton naik ke panggung dan bersama-sama mencoba gerakan dasar b-boy yang akhirnya menciptakan interaksi yang hangat dan menyenangkan.
Potret keseruan pertunjukan Rhythm of K-Street saat salah satu anggota Wild Crew melompat tinggi melakukan flip di udara yang memukau penonton pada Sabtu (05/09/2026) di Main Atrium, KOREA 360, Jakarta.
Setelah penampilan utama, sesi tanya jawab singkat digelar bersama anggota Wild Crew. Mereka berbagi kesan tampil di Indonesia untuk pertama kalinya. Nebula, salah satu anggota, mengungkapkan rasa terharunya.
"Kami tidak menyangka akan sebanyak ini yang datang menonton. Walau menari itu melelahkan, antusiasme dan dukungan pengunjung membuat pertunjukan ini menjadi kenangan bahagia untuk kami," ungkapnya.
Potret pertunjukan kolaborasi Wild Crew dan B-Boy Indonesia yang disambut meriah oleh para penonton pada Sabtu (05/09/2026) di Main Atrium, KOREA 360, Jakarta.
Suasana semakin meriah ketika B-Boy Indonesia tampil dan secara mengejutkan menghadirkan kolaborasi bersama Wild Crew. Kolaborasi lintas negara ini disambut riuh tepuk tangan penonton.
Mengakhiri pertunjukkan kolaborasi, Wild Crew dan B-Boy Indonesia membentangkan bendera Korea dan Indonesia berdampingan, sebuah simbol persahabatan yang terjalin melalui budaya dan seni.
Pertunjukkan Rhythm of K-Street juga memberikan kesempatan bagi para penonton untuk mengikuti Hi-bye Session, yaitu momen singkat untuk menyapa anggota Wild Crew di atas panggung sebelum mereka meninggalkan lokasi.
Potret akhir pertunjukan kolaborasi Wild Crew dan B-Boy Indonesia, ketika kedua tim bersama-sama mengangkat bendera Korea dan Indonesia sebagai simbol persahabatan melalui seni dan budaya pada Sabtu (05/09/2026) di Main Atrium, KOREA 360, Jakarta.
Setelah sesi tersebut, penulis bersama beberapa Wartawan Kehormatan Indonesia yang menghadiri pertunjukkan berkesempatan mewawancarai Wild Crew. Berikut adalah kutipan wawancara yang penulis terjemahkan.
T: Tolong perkenalkan Wild Crew kepada kami.
Kami adalah Wild Crew, tim breaking dance dari Korea. Kami awalnya terbentuk dari teman-teman SD yang berkumpul lalu berkembang menjadi tim yang kini mewakili Korea. Kami sudah 14 tahun beraktivitas sebagai b-boy.
T: Sudah berapa kali kalian sudah tampil di Korea maupun luar negeri?
Kami pernah tampil di Taiwan, Hong Kong, dan lainnya. Totalnya sudah lebih dari sepuluh kali.
T: Apa keunikan dari Wild Crew?
Menurut saya, karena kami sudah berteman sejak kecil, jadi cukup dengan tatapan mata saja kami bisa langsung paham. Itu membuat kerja sama tim kami sangat kuat.
Potret Wild Crew dalam wawancara bersama Wartawan Kehormatan Indonesia seusai pertunjukan Rhythm of K-Street pada Sabtu (05/09/2026) di Main Atrium, KOREA 360, Jakarta.
T: Apakah memadukan pertunjukkan beatbox dan breaking dance adalah ciri khas kalian?
Betul sekali. Beatbox kami adalah yang terbaik di Korea. Kami sangat berterima kasih kepada beatboxer kami karena dapat membuat kami mengolaborasikan beatbox dan breaking dance.
T: Bagaimana perasaan kalian tampil di Jakarta hari ini?
Ini adalah kunjungan pertama kami ke Indonesia. Kami berusaha tampil sebaik mungkin, tetapi ternyata sambutan kalian jauh lebih hangat dan mengharukan dari yang kami bayangkan. Walau kami lelah, kami merasa sangat senang dan bahagia bisa tampil di sini.
T: Apa pesan kalian untuk para penggemar di Indonesia yang ingin mencoba beatbox dan breaking dance?
Sekilas, beatbox dan freestyle breaking dance mungkin terlihat sulit. Namun, kami berhasil menguasainya karena kami berlatih dan terus mencoba tanpa henti sejak SD. Oleh karena itu, kami berharap kalian juga bisa memulainya tanpa ragu, dengan santai, dan menikmatinya dengan gembira.
Para pengunjung dapat memperoleh suvenir spesial Touring K-Arts berupa gantungan kunci berbentuk gat, topi tradisional Korea, serta kerajinan seladon Korea dalam pertunjukan Rhythm of K-Street pada Sabtu (05/09/2026) di Main Atrium, KOREA 360, Jakarta.
margareth@korea.kr
*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.