Penulis: Wartawan Kehormatan Amanda Larasati dari Indonesia
Foto: Amanda Larasati
Pada tanggal 22 Agustus 2026 penulis berkesempatan mengunjungi stan Korea-Indonesia Forest Cooperation Center (KIFC) dalam rangka puncak perayaan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 untuk mengenal kerja sama kehutanan Korea-Indonesia lebih dekat.
Suasana pengunjung di stan KIFC dalam rangka perayaan HKAN 2026 pada tanggal 22 Agustus 2026 di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.
HKAN diperingati setiap pada tanggal 10 Agustus dan puncak perayaan tahun 2026 diselenggarakan pada tanggal 20-23 Agustus 2026 di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.
KIFC membuka stan edukasi seputar konservasi hutan, bakau, ekowisata, dan pengalaman budaya Korea. Melalui stan KIFC di perayaan HKAN 2026, pengunjung diharapkan dapat lebih mengenal upaya pemerintah Korea lewat KIFC untuk mendukung pelestarian lingkungan di Indonesia. KIFC pun menyajikan infografik seputar program KIFC di Indonesia dari tahun ke tahun.
Infografik tersedia di stan KIFC untuk memudahkan pengunjung mengenal berbagai program KIFC. Foto ini diambil pada tanggal 22 Agustus 2026 di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.
Penulis disambut oleh staf KIFC yang bernama Yohana Sisilia Febriyanti yang menjelaskan informasi mengenai program-program KIFC di Indonesia.
Yohana menuturkan bahwa KIFC adalah bentuk kerjas ama antara pemerintah Korea dan Indonesia di bidang kehutanan di bawah Korea Forest Agency serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia yang didirikan pada tahun 2010.
Salah satu program KIFC yang telah berjalan cukup lama adalah Sentul Eco Edu Tourism Forest di Bogor. Yohana menjelaskan melalui program Sentul Eco Edu Tourism Forest yang dimulai pada tahun 2011 ini, pengunjung dapat menikmati wisata sekaligus edukasi di hutan yang sejuk.
Yohana juga memaparkan kolaborasi antara KIFC dengan Taman Wisata Alam Angke Kapuk di Jakarta untuk mengenalkan hutan bakau di Indonesia kepada pemangku kepentingan di Korea melalui kunjungan ke Taman Wisata Alam Angke Kapuk.
Terkait dengan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, Yohana menuturkan KIFC juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia dalam mendirikan Pusat Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Manggala Agni Daerah Operasi XVII Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan untuk mendeteksi titik api sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Teknologi deteksi titik api ini telah digunakan di Korea dan Indonesia diharapkan dapat menerapkannya lebih luas melalui pusat penanganan karhutla tersebut mulai tahun 2026.
KIFC juga turut membina pemadam kebakaran di Indonesia dengan menyediakan asrama hingga pelatihan bagi pemadam kebakaran Indonesia.
Yohana menambahkan KIFC tidak hanya berkomitmen untuk mendukung pelestarian alam di Indonesia, tetapi juga mengenalkan budaya Korea kepada masyarakat Indonesia. Salah satu upaya ini adalah Galeri Korean yang berlokasi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Area pengalaman budaya dan zona foto disediakan di stan KIFC pada perayaan HKAN 2026 tanggal 20-23 Agustus 2026 di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.
Setelah mewawancarai Yohana seputar program KIFC, penulis mengeksplorasi area lainnya di stan KIFC. Di sana pengunjung juga dapat menikmati pengalaman budaya Korea interaktif seperti mengenakan rompi kimci dan gat (topi tradisional laki-laki Korea) serta berfoto di zona foto bertema alam dan satwa.
Antusiasme pengunjung stan KIFC juga terlihat ketika memutar roda untuk mendapatkan hadiah pin bermotif program KIFC dan konservasi alam. Tidak hanya anak-anak, para orang tua yang mendampingi anak mereka juga semangat mengikuti aktivitas di stan KIFC.
Pengunjung dapat mengikuti permainan roda putar untuk mendapatkan hadiah pin dengan motif program KIFC dan permen di stan KIFC pada perayaan HKAN 2026 tanggal 20-23 Agustus 2026 di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta.
Kunjungan penulis ke stan KIFC di perayaan HKAN 2026 membuka perspektif penulis tentang pentingnya kolaborasi untuk pelestarian lingkungan. Penulis berharap kerja sama Korea dan Indonesia di bidang lingkungan dapat semakin meningkat.
margareth@korea.kr
*Artikel ini ditulis oleh Wartawan Kehormatan Korea.net. Program Wartawan Kehormatan dijalankan oleh Korea.net di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata. Para anggotanya merupakan sukarelawan yang memperkenalkan berbagai hal tentang Korea kepada dunia dengan berperan sebagai jembatan budaya.