Kebudayaan

2026.07.29

Produser Eksekutif JYP Entertainment, Park Jin-Young, yang menjabat sebagai salah satu ketua Komite Pertukaran Budaya Populer, memaparkan rencana penyelenggaraan FANOMENON dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 27 Juli 2026 di Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer Seoul. (Yonhap News)

Produser Eksekutif JYP Entertainment, Park Jin-Young, yang menjabat sebagai salah satu ketua Komite Pertukaran Budaya Populer, memaparkan rencana penyelenggaraan FANOMENON dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 27 Juli 2026 di Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer Seoul. (Yonhap News)



Penulis: Kang Gahui

Festival budaya Korea berskala besar yang berpusat pada K-pop akan digelar untuk pertama kalinya pada tahun 2027.

Festival bertajuk FANOMENON tersebut dijadwalkan akan digelar pada tanggal 2-12 Desember 2027 di Seoul Arena serta KINTEX Goyang.

Komite Pertukaran Budaya Populer mengumumkan rencana tersebut dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 27 Juli 2026 di Museum Nasional Seni Modern dan Kontemporer Seoul.

Komite tersebut saat ini diketuai oleh Menteri Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata, Chae Hwi-young, serta Produser Eksekutif JYP Entertainment, Park Jin-Young.

FANOMENON merupakan acara berskala besar yang diprakarsai oleh sektor swasta dengan memadukan konser K-pop, ajang penghargaan penggemar, serta program pameran dan pengalaman interaktif dari perusahaan-perusahaan terkait budaya Korea.

Nama acara tersebut merupakan gabungan dari kata bahasa Inggris 'fan' dengan 'phenomenon' yang bermakna 'fenomena yang diciptakan oleh para penggemar'.

Park mengungkapkan, "Ajang penghargaan FANOMENON akan digelar untuk pertama kali pada Desember 2026 lalu Festival FANOMENON akan digelar mulai Mei 2028 dengan konsep serupa Coachella di Amerika Serikat."

Ia menambahkan, "Rencana selanjutnya adalah membangun pusat budaya Korea di berbagai kota utama di dunia."

Park melanjutkan, "Kami akan membangun gedung pertunjukan berkapasitas sekitar 20 ribu orang yang juga dilengkapi dengan kantor instansi pemerintah, berbagai perusahaan, sertai gerai-gerai perusahaan yang mewakili Korea."

Acara tersebut diperkirakan akan menarik total 520 ribu orang pengunjung selama sebelas hari sehingga mampu menciptakan dampak ekonomi senilai sekitar setriliun won.


kgh89@korea.kr

konten yang terkait