Kementerian Pendidikan pada tanggal 4 Juni 2026 mengumumkan akan mengembangkan total sembilan jenis buku ajar bahasa Korea tahun ini. (Kementerian Pendidikan)
Penulis: Lee Jihae
Sebanyak sembilan jenis buku ajar bahasa Korea yang memanfaatkan konten halyu seperti BTS dan drama Korea akan dikembangkan tahun ini.
Kementerian Pendidikan pada tanggal 4 Juni 2026 mengumumkan Rencana Pengembangan dan Distribusi Buku Ajar Bahasa Korea untuk Sekolah Dasar dan Menengah di Luar Negeri Tahun 2026.
Berdasarkan rencana tersebut, pemerintah Korea akan mengembangkan satu buku ajar pendamping bahasa Korea, satu buku ajar digital interaktif tingkat dasar tahap 1, serta tujuh buku ajar yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara, termasuk India, Filipina, dan Vietnam. Tahun ini, sekitar 260.000 buku ajar bahasa Korea akan didistribusikan.
Kementerian Pendidikan juga akan mulai mendistribusikan buku ajar pendamping bahasa Korea berbasis K-drama yang dikembangkan tahun 2025. Buku tersebut dirancang agar para pembelajar dapat memahami budaya Korea melalui kehidupan masyarakat Korea yang tergambar dalam drama.
Sementara itu, buku ajar digital tersebut dapat diakses melalui ponsel pintar pribadi dan dilengkapi berbagai fitur pendukung pembelajaran yang terintegrasi dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Selain itu, tujuh buku ajar bahasa Korea yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing negara akan dikembangkan untuk enam negara, yakni India, Filipina, Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Jerman.
Hingga saat ini, buku ajar bahasa Korea yang dikembangkan Kementerian Pendidikan berdasarkan kurikulum bahasa Korea telah mencapai 80 jenis. Buku-buku tersebut tidak hanya tersedia dalam bentuk cetak, tetapi juga didistribusikan dalam format digital.
jihlee08@korea.kr