KDI (Korea Development Institute) meningkatkan proyeksi ekonomi Korea tahun 2026 dari 1,9% menjadi 2,5% dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekspor semikonduktor yang kuat. (Pemerintah Kota Seoul)
Penulis: Lee Da Som
KDI (Korea Development Institute) meningkatkan proyeksi ekonomi Korea tahun 2026 dari 1,9% menjadi 2,5% dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekspor semikonduktor yang kuat.
Hal tersebut diungkapkan oleh KDI dalam laporan Prospek Ekonomi Paruh I/2026 yang diterbitkan pada tanggal 13 Mei 2026.
KDI mengungkapkan bahwa perekonomian Korea terus menunjukkan pemulihan dengan momentum pertumbuhan yang makin kuat di tengah kokohnya sektor semikonduktor dan meningkatnya permintaan domestik.
Berdasarkan sektor, sektor jasa membaik, manufaktur kembali tumbuhm dan penurunan di sektor konstruksi mulai mereda.
Neraca transaksi berjalan diproyeksikan mencatat sekitar 240 miliar dolar pada tahun 2026 dan 210 miliar dolar pada tahun 2027 seiring dengan meningkatnya nilai ekspor semikonduktor.
Konsumsi swasta diproyeksikan pulih dengan kenaikan sekitar 2,2% pada tahun 2026 dan 1,5% pada tahun 2027 yang didukung oleh membaiknya kondisi pendapatan dan langkah-langkah dukungan pemerintah.
Inflasi umum diperkirakan naik menjadi sekitar 2,7% pada tahun 2026 seiring dengan kenaikan harga minyak internasional yang terjadi bersamaan dengan pemulihan aktifitas ekonomi.
Inflasi diproyeksikan melandai menjadi sekitar 2,2% pada tahun 2027 sejalan dengan penurunan harga minyak.
KDI menegaskan bahwa kebijakan moneter perlu merespons secara fleksibel risiko terganggunya stabilitas ekspektasi inflansi di tengah membaiknya aktivitas ekonomi dan kenaikan tajam harga minyak internasional.
KDI menambahkan bahwa kebijakan fiskal perlu memfokuskan belanja pada upaya peningkatan pertumbuhan potensial dan dukungan bagi kelompok rentan pendapatan sambil terus berupaya meningkatkan efisiensi belanja.
dlektha0319@korea.kr