Pada tanggal 6 Mei 2026 para karyawan terlihat sedang melakukan selebrasi di dealing room kantor pusat Hana Bank, Jung-gu, Seoul, setelah KOSPI menembus level 7.000. (Yonhap News)
Penulis: Lee Jihae
KOSPI mencatat rekor tertinggi usai menembus level 7.000 untuk pertama kalinya pada perdagangan intraday.
Kalangan sekuritas domestik maupun global menilai target "KOSPI 8.000" bukan lagi hal yang mustahil, seiring menguatnya momentum laba emiten Korea.
Menurut Korea Exchange pada tanggal 6 Mei 2026 KOSPI dibuka menguat 2,25% ke level 7.093,01 dibanding penutupan sebelumnya.
KOSPI pertama kali menembus level 4.000 pada perdagangan intraday pada tanggal 27 Oktober 2025. Tiga bulan kemudian, tepatnya pada tanggal 22 Januari 2026, indeks melampaui level 5.000. Setelah itu, KOSPI menembus level 6.000 pada tanggal 25 Februari 2026 dan hanya berselang sekitar dua bulan berhasil mencapai level 7.000.
Di pasar saham utama, investor ritel mencatat beli bersih sebesar 396,1 miliar won, sementara investor asing membukukan beli bersih senilai 474 miliar won sehingga mendorong penguatan indeks. Sebaliknya, investor institusi mencatat jual bersih sebesar 699,3 miliar won.
Per pukul 09.03, saham Samsung Electronics melonjak 9,25% menjadi 254.000 won, sedangkan SK Hynix naik 10,23% ke level 1.595.000 won.
Pada saat yang sama, indeks KOSDAQ turun 14,71 poin atau 1,21% menjadi 1.199,03. Nilai tukar won terhadap dolar dibuka naik 3 won dibanding hari sebelumnya ke level 1.465,8 won per dolar.
jihlee08@korea.kr