Menurut Korea Exchange pada tanggal 27 April 2026, indeks KOSPI ditutup naik 139,40 poin (2,15%) ke level 6.615,03 dibandingkan hari perdagangan sebelumnya. Foto di atas menunjukkan papan elektronik di dealing room kantor pusat Hana Bank, Jung-gu, Seoul. (Yonhap News)
Penulis: Kang Gahui
Kapitalisasi pasar saham Korea untuk pertama kalinya menembus 6.000 triliun won. Kenaikan yang dipimpin sektor semikonduktor mendorong kapitalisasi pasar meningkat sekitar 2,7 kali dalam sekitar satu tahun.
Menurut Korea Exchange pada tanggal 27 April 2026, indeks KOSPI ditutup naik 139,40 poin (2,15%) ke level 6.615,03 dibandingkan hari perdagangan sebelumnya. Indeks KOSDAQ juga naik 22,34 poin (1,86%) dan ditutup di 1.226,18.
Berdasarkan kategori investor, aksi beli oleh institusi dan investor asing dominan. Investor institusi dan asing masing-masing mencatat pembelian bersih sebesar 1,1015 triliun won dan 900,1 miliar won, sementara investor ritel mencatat penjualan bersih sebesar 1,9751 triliun won.
Seiring KOSPI menembus level 6.600 dan mencetak rekor tertinggi baru, total kapitalisasi pasar gabungan KOSPI dan KOSDAQ juga untuk pertama kalinya melampaui 6.000 triliun won.
Pada tanggal 9 April 2025 saat KOSPI berada di titik terendah, total kapitalisasi pasar tercatat sekitar 2.210 triliun won. Dalam waktu sekitar satu tahun, angka tersebut meningkat 2,7 kali lipat. Kapitalisasi pasar telah menembus 3.000 triliun won pada Juli 2025, 4.000 triliun won pada Januari 2026, dan 5.000 triliun won pada Februari 2026.
Kenaikan kali ini dipimpin oleh saham semikonduktor. Saham Samsung Electronics naik 1,14% ke 222.000 won, sementara SK Hynix melonjak 4,83% ke 1.281.000 won. Kedua saham mencetak rekor tertinggi sepanjang masa dalam perdagangan intraday.
kgh89@korea.kr