Urusan Dalam Negeri

President Lee Jae Myung

Presiden Lee Jae Myung telah resmi dilantik sebagai presiden Republik Korea yang ke-21.


Masa pemerintahannya telah resmi dimulai pada tanggal 4 Juni 2025. Visi utama pemerintahan Presiden Lee adalah 'Negara dengan rakyat sebagai pemiliknya', 'Negara yang berkembang kembali dengan kuat', 'Negara yang ditinggali bersama', 'Negara dengan budaya yang berkembang', serta 'Negara yang aman dan damai'.
Presiden Lee: Hak Manajemen Perusahaan Harus Dihormati Sama Seperti Hak Pekerja

Presiden Lee: Hak Manajemen Perusahaan Harus Dihormati Sama Seperti Hak Pekerja

Presiden Lee Jae Myung pada tanggal 18 Mei 2026 menyatakan bahwa hak manajemen perusahaan harus dihormati sama seperti hak pekerja.

2026.05.19

Presiden Lee Akan Berdialog dengan PM Jepang di Andong Tanggal 19 Mei 2026

Presiden Lee Akan Berdialog dengan PM Jepang di Andong Tanggal 19 Mei 2026

Presiden Lee Jae Myung dan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, akan menggelar KTT Korea-Jepang pada tanggal 19 Mei 2026 di Kota Andong, Provinsi Gyeongsangbuk.

2026.05.18

Presiden Lee Kembali Bantah Desakan Terkait Pengetatan Anggaran

Presiden Lee Kembali Bantah Desakan Terkait Pengetatan Anggaran

Presiden Lee Jae Myung pada tanggal 15 Mei 2026 membantah secara langsung desakan pengetatan anggaran dari kalangan politik dengan mengutip pernyataan Dana Moneter Internasional (IMF) yang menilai positif arah kebijakan fiskal Korea.

2026.05.15

Presiden Lee Telepon PM Kanada untuk Diskusikan Suplai Energi Internasional

Presiden Lee Telepon PM Kanada untuk Diskusikan Suplai Energi Internasional

Presiden Lee Jae Myung menelepon Perdana Menteri Kanada, Mark Carney, pada tanggal 8 Mei 2026 untuk membicarakan mengenai keadaan terkini di Timur Tengah dan permasalahan suplai energi.

2026.05.11

Presiden Lee Telepon PM Belanda untuk Perkuat Kerja Sama Semikonduktor dan AI

Presiden Lee Telepon PM Belanda untuk Perkuat Kerja Sama Semikonduktor dan AI

Presiden Lee Jae Myung memperkuat kerja sama terutama dalam bidang industri termutakhir melalui sambungan telepon pada tanggal 7 Mei 2026 dengan Perdana Menteri Belanda, Rob Jetten.

2026.05.08

Presiden Lee: Rasio Utang Bersih Korea Jauh Lebih Rendah dari Rata-rata G20

Presiden Lee: "Rasio Utang Bersih Korea Jauh Lebih Rendah dari Rata-rata G20"

Presiden Lee Jae Myung pada tanggal 5 Mei 2026 kembali menegaskan arah kebijakan fiskal ekspansif pemerintah Korea dengan mengutip hasil analisis yang menunjukkan proyeksi rasio utang Korea jauh lebih rendah dibanding negara-negara utama.

2026.05.06

Presiden Lee Akan Buka Jalan Kemitraan Pekerja dan Dunia Usaha

Presiden Lee Akan Buka Jalan Kemitraan Pekerja dan Dunia Usaha

Presiden Lee Jae Myung pada tanggal 1 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Buruh, menyatakan pemerintah Korea akan membuka jalan menuju kemitraan yang saling menguntungkan antara pekerja dan dunia usaha.

2026.05.04

Presiden Lee Tekankan Komitmen Pertahanan Mandiri

Presiden Lee Tekankan Komitmen Pertahanan Mandiri

Pada tanggal 28 April 2026 Presiden Lee Jae Myung menekankan kembali tekadnya untuk membuat pertahanan mandiri dengan menyatakan, "Kita harus menjaga negara kita sendiri, kenapa kita harus bergantung pada pihak lain?"

2026.04.29

Presiden Lee Lanjutkan Kebijakan Koeksistensi Damai di Semenanjung Korea

Presiden Lee Lanjutkan Kebijakan Koeksistensi Damai di Semenanjung Korea

Pada tanggal 27 April 2026 Presiden Lee mengungkapkan akan terus melanjutkan kebijakan koeksistensi damai di Semenanjung Korea dalam peringatan delapan tahun adopsi Deklarasi Panmunjeom.

2026.04.28

Presiden Lee Nyatakan Insiden Penembakan di Gedung Putih Sebagai Ancaman Terhadap Demokrasi

Presiden Lee Nyatakan Insiden Penembakan di Gedung Putih Sebagai Ancaman Terhadap Demokrasi

Presiden Lee Jae Myung menyatakan bahwa insiden penembakan yang terjadi saat acara makan malam koresponden Gedung Putih di Washington tanggal 25 April 2026 (waktu setempat) sebagai ancaman serius yang merusak fondasi demokrasi.

2026.04.27